Showing posts with label Sejarah islam. Show all posts
Showing posts with label Sejarah islam. Show all posts

Monday, 25 June 2018

BIOGRAFI SINGKAT ABU AL HASAN AL ASY'ARI SERTA PEMIKIRAN ABU AL HASAN AL ASY'ARI

SANG PEMBELA AHLU SUNNAH WAL JAMA'AH ABU AL HASAN AL ASY'ARI

Al-Imam Abu al-Hasan Ali bin Ismail al-Asy’ari bermunculan di Bashrah pada tahun 260 H dan beliau wafat di Baghdad pada tahun 330 H,menurut keterangan dari pendapat yang beda beliau wafat pada tahun 324 H.Al-Imam Abu al-Hasan adalahpakar teologi yang populer dan di antara Imam faham Ahlu sunnah wa jama’ah.Saat ini sebagian pengekor faham ahlu sunnah wal jama’ah pun dikenal dengan nama al-Asya’irah.

SANG PEMBELA AHLU SUNNAH WAL JAMA'AH ABU AL HASAN AL ASY'ARI - SIAPAKAH ABU AL HASAN AL ASY'ARI - SEJARAH SINGKAT ABU AL HASAN AL ASY'ARI - PEMIKIRAN ABU AL HASAN AL ASY'ARI - AQIDAH IMAM ABU AL HASAN AL ASY'ARI

Beliau bermunculan di zaman dimana sekte-sekte teologi tidak sedikit bermunculan, yang antar sekte yang satu dengan yang beda saling mengkafirkan.Diantara sekte yang terdapat pada ketika itu ialah Mu’tazilah.Dalam sejarah Islam Mu’tazilah terdaftar sebagai sekte terbesar dan terkuat pada waktu tersebut dan yang sangat gencar mempropagandakan pemikiran mereka dengan menyuruh diskusi dan berdebat dengan Ulama-Ulama dari berpengalaman hadist dan berpengalaman fiqih.

Al-Imam Abu al-Hasan Dalam periode kesatu dalam kehidupannya ialah seorang pengikut madzhab Mu’tazilah,mempelajari pemikiran-pemikiran Mu’tazilah dan metode-metode mereka dalam berdebat dan bertukar pikiran disamping tersebut juga beliau mempelajari filsafat sebagaimana orang-orang Mu’tazilah pada umumnya.Periode ini dilangsungkan sekitar empat puluh tahun.Kemudian beliau mencungkil diri dari faham Mu’tazilah,mengumumkan taubatnya dan pulang ke faham yang dianut oleh beberapa besar umat Islam pada masa-masa itu,yaitu faham para berpengalaman hadist dan berpengalaman fiqh sebagaimana diterangkan Al-Hafizh Ibnu Asakir di dalam kitabnya Tabyin Kadzibil Muftari fima Nusiba ila Abil Hasan al-Asy’ari mengukip perkataan Ismail bin Abi Muhammad bin Ishaq al-Asy’ari :

Wednesday, 20 June 2018

KONSEP FIQIH IMAM SYAFI'I

Pola Pikir Imam Syafi'i- Tida terpikirkan sebelumnya oleh Imam Syafi'i bahwa ia akan membentuk madzhab fiqhiyah yang baru diluar madzhabnya Imam Malik. Kecuali setelah ia pindah dan menetap dibagdad pada tahun ( 184 H ) . dan sebelumnya ia mengira bahwa para pengikut madzhab Maliki menentang ahli ro'yu Madinah sampai dikatakan sebagai Nashirul Hadits.

Imam Syafi'i setelah menetap dibagdad, Beliau berguru kepada seorang ulama Iraq yang bernama Muhammad bin Al-Hasan. Beliau banyak berdiskusi dan bertukar pikiran dengan para ulama disana. Setelah melakukan diskusi tersebut, Imam Syafi'i menemukan beberapa kekurang dan kekeliruan,baik dalam pendapat fiqih Iraq maupun fiqih Madinah. Akhirnya Imam Syafi'i mengeluarkan pendapat baru sebagai pengganti pendapatnya yang keliru sebelumnya.

Friday, 15 June 2018

BIOGRAFI SINGKAT PENGERTIAN MADZHAB ZAIDIYAH

PENDIRI MADZHAB ZAIDIYAH

Pendiri madzhab ini adalah Zaid bin Ali bin Zain Al a'bidin bin Husain bin 'Ali bin Abi Tholib lahir 80H dan dalam riwayat yang lain 75H dikalangan syiah beliau dikenal sebagai sosok yang kuat kepribadiannya,adil,banyak ilmunya dan luas wawasannya. Beliau banyak belajar dari ayah beliau sendiri Ali bin Zainal Abidin sehingga beliau tumbuh dewasa dalam kesholihan,maka dari itu tidak mengherankan jika banyak orang [ Syi'ah ] belajar kepadanya,mengumpulkan hukum-hukum fiqh dalam madzhabnya serta mengambil banyak riwayat hadits darinya dan dari ayahnya.

akan tetapi, mereka [ orang-orang syi'ah ] tidak pernah mentsiqohkan selain dari pada Zaid bin Ali kecuali beberapa saja yang mereka anggap sebagai imam mereka. bahkan mereka tidak sekalipun mengambil hadits selain riwayat dari Ali bin abi tholib walaupun itu Abu bakar,Umar dan sohabat lainnya disebabkan mereka hanya membatasi label tsiqoh kepada Zaid dan ayahnya beserta kakek-kakeknya sampai kepada kakeknya Ali ataupun dari kalangan ahlu bait rodliyallohu anhum.

pada masa-masa sekarang para pengikut madzhab ini banyak tersebar diiraq,asia timur,jazirah arab dan yang paling banyak adalah diyaman. dan telah masyhur bahwa zaidiya hampir sama dengan mu'tazilah dalam masalah ushulud din dan dengan hanafiyah dalam masalah fiqh.

Diprediksikan bahwa madzhab zaidiyah yang salah satu sempalan kelompok dari sekte syi'ahini,adalah yang paling dekat dengan madzhab-madzhab islamiyah yang ada,karena ikhtilaf yang ada diantara madzhab zaidiyah dengan ahlus sunah terutama dalam permasalahan fiqh tidaklah terdapat kecuali hanya sedikit saja dan diantara perbedaannya adalah:

1. Bahwa mereka tidak memperbolehkan  al mashu'alal huffain
2. Mereka mengharam menikah dengan wanita-wanita ahlul kitab
3. Mereka juga mengharamkan sembelihan selain muslim.

PENDIRI MADZHAB ZAIDIYAH - WAFATNYA PENDIRI MADZHAB ZAIDIYAH - ULAMA MADZHAB ZAIDIYAH

WAFATNYA PENDIRI MADZHAB ZAIDIYAH

Zaid bin Ali wafat dalam keadaan terbunuh karena beliau adalah salah satu orang yang berkehendak supaya kembalinya kekhlifahan dari tangan bani Umayyah,maka diapun keluar dari baawah kepemimpinan HISYAM BIN ABDUL MALIK,dan menyeru kepada orang-orang untuk mendukung dirinya. setelah terkumpulnya dukungan beberapa orang yang bergabung dengannya,iapun behadapan dengan YUSUF BIN UMAR ATS TSAQOFI gubernur iraq pada masa kekhilafahan hisyam.

Sunday, 10 June 2018

SEKILAS TENTANG KITAB AL-MUWATHA DAN WAFATNYA IMAM MALIK BIN ANAS

AL-MUWATHA berarti 'yang disepakati' atau 'tunjang' atau 'panduan'yang membahas tentang ilmu dan hukum-hukum agama islam. AL-MUWATHA merupakan sebuah kitab yang berisikan hadits-hadits yang dikumpulkan oleh IMAM MALIK serta pendapat para sahabat dan ulam-ulama tabi'in. Kitab ini lengkap dengan dengan berbagai problem agama yang merangkum ilmu hadits,ilmu fiqh dan sebagainya. Semua hadits yang ditulis adalah sohih karena IMAM MALIK terkenal dengan sifatnya yang tegas dalam penerimaan sebuah hadits. IMAM MALIK BIN ANAS sangat berhati-hati ketika menapis,mengasingkan,dan membahas serta menolak riwayat yang meragukan.

Saturday, 9 June 2018

BIOGRAFI KISAH SINGKAT RIWAYAT MADZHAB IMAM AHMAD BIN HANBAL

BIOGRAFI PENDIRI MADZHAB HANABILA

Beliau adalah Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asad bin Idris bin Abdullah bin Hayyan bin Abdullah bin Anas bin 'Auf bin Qasith bin Mazin bin Syaiban bin Dzuhl bin Tsala'bah adz-Dzhuli asy-Syaibani. IMAM AHMAD BIN HANBAL beliau bertemu nasab dengan Nabi pada diri Nizar bin Ma'd bin 'Adnan. Yang berarti bertemu nasab pula dengan Nabi Ibrahim.

Ketika Imam Ahmad bin Hanbal masih dalam kandungan,orang tua beliau pindah dari kota marwa,tempat tinggal ayah Imam Ahmad bin Hanbal, Kekota Baghdad. Dikota itu Imam Ahmad bin Hanbal dilahirkan,tepatnya pada bulan Rabi'ul Awal - menurut pendapat yang lebih masyhur - tahun 164 H. Ayah Imam Ahmad bin Hanbal, Muhammad meninggal dalam usia muda,30 tahun,ketika Imam Ahmad bin Hanbal berguru umur tiga tahun. kakek beliau adalah Hanbal,berpindah kekota khurasan dan menjadi wali kota Sarkhas pada masa kepemerintahan bani UMAWIYYAH,kemudian bergabung kedalam barisan pendukung bani 'ABBASIYAH dan karenanya ikut merasakan penyiksaan dari Bani UMAWIYYAH. disebutkan bahwa dia dahulunya adalah seorang panglima.

MASA IMAM AHMAD BIN HANBAL DALAM MENUNTUT ILMU
IMAM AHMAD BIN HANBAL tumbuh dewasa sebagai anak yatim. ibunya Shafiyah binti Maimunah binti 'ABDUL MALIK asy-SYAIBANI,berperan penuh dalam mendidik dan membesarkan beliau. Untungnya sang ayah meninggalkan dua buah rumah untuk mereka berdua dikota baghdad. yang sebuah mereka tempati sendiri,sedangkan yang sebuah lagi mereka sewakan dengan sewa yang sangat murah.. Dalam hal ini keadan IMAM AHMAD BIN HANBAL sama dengan keadaannya syaikhnya,yaitu; IMAM SYAFI'I yang yatim dan miski,tetapi mempunyai semangat yang tinggi. Keduanya juga memiliki ibu yang mampu mengantarkan mereka kepada kemajuan dan kemulian.

GURU-GURU IMAM AHMAD BIN HANBAL
IMAM AHMAD BIN HANBAL gurunya yang pertama kali ialah ABI YUSUF YAKUB BIN IBRAHIM AL- QADHIY,seorang rekan Abu Hanifah,IMAM AHMAD BIN HANBAL mempelajari darinya ILMU FIQH dan HADITS, ABU YUSUF adalah seorang yang dianggap gurunya yang pertamakali.

sebagian dari ahli sejarah mengatakan bahwa pengaruh gurunya [ ABU YUSUF ] tidak begitu kuat mempengaruhinya sehingga tidak dapat dikatakan bahwa beliau adalah gurunya yang pertama. Mereka berpendapat bahwa gurunya yang pertama adalah: HUSYAIM BIN BASYIR BIN ABI KHASIM AL- WASITI, karena beliau yang banyak paling mempengaruhi IMAM AHMAD BIN HANBAL. Imam Ahmad mengikutinya lebih dari 4 tahun, Beliau mempelajari hadits-hadits darinya serta beliau menulis darinya lebih dari 3000 Hadits.

IMAM SYAFI'I - adalah salah satu dari dari seorang gurunya IMAM AHMAD BIN HANBAL, bahkan terdapat disana mereka mereka menganggap IMAM SYAFI'I sebagai guru yang kedua setelah sesudah HASYIM. IMAM AHMAD BIN HANBAL bertemu dengan IMAM SYAFI'I semasa dihijaz. IMAM SYAFI'I mengajar dimasjidil haram,ibnu hanbal ikut belajar bersamanya. kemudian mereka bertemu untuk yang kedua kalinya dibaghdad. IMAM SYAFI'I menasehatinya untuk ikut kemesir. IMAM AHMAD BIN HANBAL berniat mengikutinya tetapi niatnya tidak tercapai. Beliau telah mempelajari bagaimana memahami dan cara mengeluarkan kesimpulan-kesimpulan hukum dari IMAM SYAFI'I.

Thursday, 7 June 2018

KISAH SINGKAT RIWAYAT IMAM MALIK BIN ANAS

MADZHAB MALIKIYYAH
Imam Malik ibn Anas bin Malik bin 'Amr al-Asbahi atau Malik bin Anas,adalah pakar ilmu Fiqih dan Hadits,termasuk salah satu Imam Madzhab,yaitu Madzhab Maliki dengan kitabnya yang terkenal AL MUWATHA'. Imam Malik dilahirkan di Madina Al Munawwaroh,bertepatan dengan tahun meninggalnya sahabat yang mulia  Anas bin Malik.

Ibunya mengandung Beliau selama tiga tahun. Terdapat perbedaan riwayat tahun kelahirannya. AL-YAFII dalam kitabnya Thabaqot Fuqoha meriwayatkan bahwa Imam Malik dilahirkan pada 94 H. Sedangkan Imam Al-Dzahabi meriwayatkan Imam Malik dilahirkan 90H. Imam Yahya bin Bakir bahwa ia mendengar Imam Malik berkata :" Aku dilahirkan pada 93H". dan inilah riwayat yang paling benar [ menurut Al-SAM'ANI dan IBN- FARHUN ].


KISAH SINGKAT RIWAYAT MADZHAB IMAM MALIK BIN ANAS
Imam Malik tumbuh ditengah-tengah ilmu pengatahuan,hidup dilingkungan keluarga yang mencintai ilmu,dikota Darul HIJRAH,sumber mata air As sunah dan kota rujukan para alim ulama. Imam Malik diusia yang masih belia,Beliau telah menghafal AL-QUR'AN,menghafal SUNAH RASULULLAH,menghadiri majlis para ulama dan berguru kepada salah satu ulama besar pada masanya yaitu ABDURRAHMAN BIN HURMUZ.

Wednesday, 6 June 2018

KONSEP DAN PEMIKIRAN MADZHAB IMAM HANAFI

Imam abu Hanifah menggantikan posisi Imam Hammad bin Abi Sulaiman yang meninggal pada tahun 120 H. Dalam mengajar Imam Hanafi sering mengemukakan hal-hal baru dan sering juga mendebat banyak pendapat,bahkan dalam mengajar tidak sekali Beliau  menggunakan metode diskusi dengan murid-muridnya,dan jika permasalahan sudah sampai kepermasalahan adat,maslahah dan masalah keadilan,semuanya terdiam.

Namun disaat yang sama menghargai pendapat orang lain,ahli ibadah,zuhud,wara' dan tawadhu'. Dengan demikian Imam Abu Hanafi menggabungkan dua dunia; dunia pasar dan dua ilmu, dari dunia pasar Beliau mendapatkan kekuatan berdebat dan logika, dan dari dunia ilmu Beliau mendapat sinar ke-tawadhu'-an. Dengan segala kelebihan yang dimilikinya menyebabkan banyak orang yang mengikuti majlis ilmu dan metodenya dalam fiqih.

Dan tidak sedikit pula pujian datang baik secara terang-terangan disampaikan kepada Imam Hanafi maupun tidak,baik yang sealiran dengan Imam Hanafi maupun yang tidak,dari khalifah maupun dari masyarakat biasa. Imam Hanafi dalam mengajar,metode Beliau mirip dengan metode yang dipakai socrates.

Imam Abu Hanafi tidak sekedar menyampaikan ceramah,bahkan Imam Hanafi lebih banyak mengemukakan masalah-masalah dan dilemparkan kepada murid-murid Beliau sembari memberikan dasar-dasar pijakan dalam menetapkan hukum,kemudian mereka berdiskusi dan berdebat bersamanya,dan diakhir Imam Abu Hanafi baru mengeluarkan pendapatnya.

Penilaian Para Ulama Terhadap Imam Abu Hanafi
Berikut ini beberapa penilaian para ulama tentang Imam Abu Hanafi,diantaranya:
Yahya bin Ma'in berkata," Abu Hanifah adalah orang yang tsiqoh,dan tidak membicarakan hadits kecuali yang Beliau hafal dan tidak membicarakan apa-apa yang tidak hafal". Dan dalam waktu yang lain Beliau berkata,"Abu Hanifah laa ba'sa bih, dia tidak berdusta,orang yang jujur,tidak tertuduh dengan berdusta".. 

Ulama yang Semasa dengan Imam Abu Hanafi
Diantara ulama-ulama yang semasa dengannya diKuffah adalah Imam Sufyan ats-Tsauri r.a ( Ulama Hadits ) Imam Syarik bin Abdillah an-Nakha'i ( Ulama Fiqih ) dan Muhammad bin Abdurrahman bin Abi Laila ( Ulama Fiqih ). Hubungan antara Imam Abu Hanifah dengan mereka tidak terlalu baik,perdebatan antar AHLI HADITS dan AHLI RA'YI berpengaruh pada hubungan Imam Abu Hanifah dengan Imam ats-Tsauri r.a, sedangkan dengan Imam Ibnu Abi Laila r.a, yang waktu itu menjadi qadhi dikufah,kurang harmonis juga karena Imam Abu Hanafi sering mengeluarkan fatwa yang berbeda dengan Imam Ibnu Abi Laila r.a,sehingga  kadang-kadang ada peringatan dari pemimpin negri agar Imam Abu Hanifah tidak mengeluarkan fatwa,sementara dengan Imam Syarik r.a, ada sedikit persaingan karena satu masa.

Saturday, 2 June 2018

BIOGRAFI SEJARAH TOKOH EMPAT MADZHAB

pada istilah Madzhab adalah suatu pemikiran yang terbentuk melewati pemikiran dan penelitian, yang menjadikan metode tersebut sebagai pijakan atau pedoman. Sejarah madzhab berawal dari pemikiran atau pendapat seorang imam dalam mengetahui sesuatu, baik filsafat, hukum, teologi, politik, dan beda sebagainya. Pemikiran tersebut kemudian dibuntuti oleh kumpulan atau muridnya dan dikembangkan menjadi sebuah aliran, sekte, atau ajaran. Secara kata mazhab sendiri berasal dari kata zahab-yazhabu yang berarti berpendapat..

Pada dasarnya, madzhab-madzhab dalam Islam timbul antara lain sebab perbedaan dalam memahami kandungan yang ada dalam al-Quran dan sunah yang mempunyai sifat tidak absolut. Perbedaan pendapat tentang maksud ayat yang pengertiannya masih dapat ditafsirkan ialah salah satu dalil munculnya tentang madzhab-madzhab dan aliran dalam lingkupan Islam.

Pada hakikatnya madzhab ialah suatu aliran pemahaman tertentu terhadap al-Quran dan Sunnah. Sifatnya tidak mengikat. Sementara macam-macamnya mencakup tauhid, ibadah, hukum, politik, filsafat, tasawuf, pembaharuan, dan sebagainya.

Oleh sebab madzhab atau aliran itu hanya bertolak belakang dalam pengartian tentang ayat-ayat yang tidak jelas dengan kata lain dan bukan mengenai doktrin dasar Islam, maka perbedaan madzhab bisa diterima sebagai sesuatu yang benar dalam masalah kontekstual hukum. Meskipun terkadang perbedaan antara madzhab itu sendiri terlihat lumayan curam dan bahkan bertentangan dalam masalah pemahaman.

Biografi Imam Syafi'i-Biografi Imam Hanafiyyah-Biografi Imam Malik-Biografi Imam Hanbal
Add caption



1.Biografi Imam Syafi'i

Beliau bernama Muhammad bin Idris Abbas bin Utsman bin Syafi'i Al-Hasyimi Al-Quaisyi Al-Muthalibi.gelar beliau adalah Abu Abdillah dinisbatkan kepada Syafi'i bin As-Saib,sehingga beliau terkenal dengan sebutan As-Syafi'i.

Imam Syafi'i sejak kecil cepat menghafal,sehingga pada umurnya yang ketujuh tahun beliau sudah hafal Al-Qur'an.beliau belajar syair dan sastra arab pada Al-Ashma'i dari kabilah Hudail.belajar fiqh kepada mufti mekkah,Muslim bin Khalid Az-Zanji sehingga ia mengijinkannya memberikan fatwa ketika masih berusia 15 tahun.Kemudian Beliau pergi kemadinah untuk bertemu Imam Malik dan berguru kepadanya.

"Hamidah binti Nafi' bin Unsah bin Amru bin Utsman bin Affan adalah istri dari Imam Syafi'i,dan melahirkan anak yang bernama Aba Utsman,Fatimah dan Zainab".

2.Biografi Imam Hanafiyyah
yang dikenal dengan sebutan "Imam Hanafi asli Abu Hanifah Nu'man bin Tsabit Al kufi",lahir di Irak pada tahun 80 Hijriah ( 699 M ),pada masa ke khalifahan bani Umayyah Abdul Malik bin Marwan.beliau digelari Abu Hanifah ( "suci dan lurus" ) karena kesungguhannya dalam beribadah sejak masa kecilnya,berakhlak mulia serta menjauhi perbuatan dosa dan keji.dan Mazdhab Fiqihnya dinamakan Madzhab Hanafi.

seperti kebiasaan Ulama lainya,masa kecilnya dilalui dengan menghafal al-qur'an kemudian beberapa hadits-hadits penting.dalam belajar Fiqih,Imam Abu Hanifah mengambil fiqih ulama kufah dari berbagai aliran dan metode yang ada disana,sementara sebagaimana yang kita ketahui bahwa fiqih kufah secara umum bermuara pada metode beberapa orang tokoh seperti Ali bin Abi Thalib,Ibnu Mas'ud,Alqamah ( "murid Ibnu Mas'ud ") dan 'Ibrahim an-Nakha'i',metode mereka itu diistilahkan dengan fiqih "al-Qiyas wa at-Tkhrij".

3.Biografi Imam Malik
Malik ibn Anas bin Malik bin 'Amr al-Asbahi atau Malik bin Anas,adalah pakar ilmu fikih dan hadits,termasuk salah satu Imam Madzhab,yaitu Madzhab Maliki dengan kitabnya yang terkenal Al-Muwatha.

Ibunya adalah "Aliyah bin Syarik al-Azdiyah".keluarganya berasal dari yaman,lalu pada masa Umar bin Khatab ,sang kakek pindah kekota madinah dan menimba ilmu kepada para shobat Nabi sehingga meenjadi salah satu pembesar tabi'in.Kunyah: Abu Abdillah,Nasab: Al Ashbuhi; adalah nisbah yang ditujukan kepada dzi ashbuh ,dari Humair dan Al Madani;nisbah kepada Madinah,negri tempat beliau tinggal.

Dasar Madzhab Malikiyyah
Dasar-dasar dari Madhab Imam Malik ada 20,lima dari Al-Qur'an dan lima dari hadits.Kelima hal tersebut adalah Nas al-Qur'an dan lima dari hadits.Kelima hal tersebut adalah Nas al-Qur'an dan hadits ( Hukum yang sudah jelas ), Keumuman al-Qur'an dan Hadits ,Mafkhum Mukhalaf al-Qur'an  dan Hadits,Mafkhum Muwafaqah al-Qur'an dan Hadits dan peringatan Ilat dalam al-Qur'an dan Hadits.Sisa dasar yang diambilkan dari ijma',Qiyas,Prilaku ahlu Madinah,ucapan para shobat,istihsan,hukum saddu Darai'i ( "Menutup celah kemaksiatan" ),menjaga perkhilafan,istishhab,maslahah mursalah dan terkadang memakai pola menjaga kondisi waktu tertentu.Dari 20 dasar tersebut,yang paling dominan digunakan adalah Hadits Nabi,prilaku ahli madinah,maslahah mursalah,ucapan shobat dan ihtisan.

4.Biografi Imam Hanbal
"Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asad bin Idris bin Abdullah bin Hayyan bin Abdullah bin Anas bin 'Auf  bin Qasith bin Mazin bin Mazin bin Syaiban bin Dzuhl bin Tsa'labah adz-Dzuhli asy-Syaibaniy".Nasab beliau bertemu dengan nasab Nabi pada diri Nizar bin Ma'd bin'Adnan.yang berarti bertemu nasab dengan nabi Ibrahim.

"Imam Ahmad Bin Hanbal"; tumbuh dewasa sebagai seorang anak yatim.Ibunya ,"Shafiyah binti Maimunah binti 'Abdul Malik asy-Syaibaniy".berperan penuh dalam mendidik dan membesarkan beliau.Untungnya sang ayah,meninggalkan untuk mereka dua buah rumah dikota baghdad.

Imam Ahmad bin Hanbal mendapatkan pndidikannya yang pertam dikota baghdad.saat itu,kota baghdad telah menjadi pusat peradaban dunia Islam,yang penuh dengan manusia yang berbeda asalnya dan beragam kebudayaannya,"serta penuh dengan beragam jenis ilmu pengetahuan.Disana tinggal para Qari',Ahli Hadits,para sufi,ahli bahasa,filosof dan sebagainya".

Imam Ahmad bin Hanbal tertarik untuk menulis hadits  pada tahun 179 saat berumur 16 tahun.'Imam Ahmad bin Hanbal terus berada dikota baghdad mengambil hadits dari syaikh-syaikh hadits kota itu hingga ( tahun 186 )'.Imam Ahmad bin Hanbal melakukan mulazamah kepada syaikhnya,"Hasyim bin Basyir bin Abu Hazim al-Wasithiy"; hingga syaikhnya tersebut wafat tahun 183.Disebutkan oleh putra beliau bahwa Imam Ahmad bin Hanbal mengambil hadits dari Hasyim sekitar tiga ratus ribu hadits lebih.
baca juga dipengertian dan sejarah